Kapolsek Lamboya Jadi Inspektur Upacara di SMKN 2 Lamboya, Tekankan Disiplin dan Bahaya Kenakalan Remaja
SUMBA BARAT – Kapolsek Lamboya IPDA Horacio Correia Gama Do Rego hadir di tengah para pelajar SMK Negeri 2 Lamboya, Desa Ringurara, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Senin (5/10/2026).

Kehadiran Kapolsek Lamboya kali ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam membangun komunikasi sekaligus memberikan pembinaan kepada generasi muda. Dalam kegiatan tersebut, IPDA Horacio Correia Gama Do Rego bertindak sebagai Inspektur Upacara yang digelar di Lapangan Apel SMK Negeri 2 Lamboya.
Upacara diikuti Kepala SMK Negeri 2 Lamboya Samuel Baga, S.Pd., para guru dan staf, Bhabinkamtibmas, serta seluruh siswa dan siswi.
Dalam amanatnya, Kapolsek Lamboya mengingatkan para pelajar agar menjadikan disiplin sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Para siswa diminta menaati tata tertib sekolah, bersungguh-sungguh dalam belajar serta menghormati guru, orang tua dan sesama teman.
Ia juga memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Para pelajar diimbau menjauhi perkelahian antarpelajar, tawuran, minuman keras, penyalahgunaan narkoba maupun pergaulan negatif lainnya.
“Gunakan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Jangan sampai masa depan adik-adik rusak karena terjerumus dalam kenakalan remaja maupun penyalahgunaan narkoba,” pesan Kapolsek dalam amanatnya.
Selain itu, Kapolsek Lamboya menyoroti pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi para siswa yang menggunakan kendaraan bermotor. Ia mengingatkan agar setiap pelajar selalu menggunakan helm, melengkapi kelengkapan kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.
Tak kalah penting, para siswa juga diajak untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Kapolsek mengingatkan agar pelajar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, termasuk hoaks, ujaran kebencian dan konten provokatif yang berpotensi menimbulkan konflik.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, seperti mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas dan memperluas wawasan.
“Kehadiran Polri di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan para pelajar. Kami ingin memberikan pemahaman tentang pentingnya kesadaran hukum sejak dini,” ungkapnya.
Kapolsek Lamboya juga mengajak pihak sekolah, guru, orang tua dan seluruh siswa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Sinergi tersebut dinilai penting dalam mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pelanggaran lalu lintas maupun berbagai perilaku negatif lainnya.
Para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat belajar dan prestasi, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Humas Polres Sumba Barat




