Forkopimcam Loli Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Diajak Waspada Curanmor dan Curnak

Forkopimcam Loli Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Diajak Waspada Curanmor dan Curnak

SUMBA BARAT – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan dan aparat keamanan. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Loli, Kabupaten Sumba Barat, Senin (28/9/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Loli tersebut dipimpin Camat Loli David Mikael Bolo, SP, didampingi Kapolsek Loli Ipda Pius Tani, SH dan Sekcam Loli Oktavianus B. Milla, SP. Kegiatan turut dihadiri para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Loli beserta staf.

 

Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi berbagai isu strategis dan kondisi ketertiban umum masyarakat di wilayah Kecamatan Loli.

 

Dalam arahannya, Camat Loli David Mikael Bolo menyoroti perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus pencurian ternak dan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah tersebut.

 

Ia mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk memperkuat koordinasi, mulai dari tingkat masyarakat hingga dengan aparat keamanan, sehingga berbagai potensi gangguan dapat dicegah sedini mungkin.

 

Selain itu, pemerintah desa dan kelurahan diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak buruk judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) serta mengingatkan warga agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Jangan mudah termakan dan menjadi penyebar isu-isu yang tidak bertanggung jawab, karena dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam rapat tersebut.

 

Sementara itu, Kapolsek Loli Ipda Pius Tani, SH, menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Loli masih terpantau aman dan kondusif.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak lengah dan terus membangun komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian.

 

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat informasi dapat menyebar dengan cepat sehingga informasi yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Harapan kami, hubungan Polmas dengan pemerintah di wilayah hukum Polsek Loli terus ditingkatkan guna menekan timbulnya gangguan kamtibmas,” ujarnya.

 

Ia juga meminta apabila masyarakat menemukan persoalan atau isu yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan agar segera berkoordinasi dengan aparat keamanan. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat dan mengedepankan pendekatan persuasif.

 

Untuk memperkuat keamanan berbasis masyarakat, Kapolsek Loli turut mengajak pemerintah desa dan kelurahan menghidupkan kembali Poskamling sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

 

Selain persoalan keamanan, masing-masing kepala desa dan lurah juga diingatkan untuk terus memperhatikan kebersihan lingkungan di wilayahnya.

 

Melalui forum koordinasi tersebut, sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan diharapkan semakin kuat, sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dicegah dan diselesaikan secara bersama demi terciptanya Kecamatan Loli yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh warga.