Minggu Kasih di GKS Kabukarudi, Kapolsek Lamboya Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas Jelang Puncak Bulan Adat Poddu
SUMBA BARAT – Mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat terus dilakukan Polsek Lamboya melalui program Minggu Kasih. Kali ini, Kapolsek Lamboya IPDA HORACIO CORREIA GAMA DO REGO bersama personel menghadiri ibadah Minggu Kasih di Gereja GKS Kabukarudi, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin oleh Pdt. ELIZABETH L. SULUH, S.Si., Theol., dan diikuti sekitar 500 jemaat GKS Kabukarudi. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Lamboya menyampaikan sejumlah pesan dan imbauan kamtibmas kepada seluruh jemaat. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan minuman keras yang dapat merusak masa depan serta memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek juga mengingatkan pentingnya menghindari segala bentuk tindak kekerasan, baik dalam rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan secara bijaksana melalui pendekatan kekeluargaan.
Menjelang pelaksanaan kegiatan adat Topeng dan Pajura sebagai puncak rangkaian Bulan Adat Poddu yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (9/11/2026), Kapolsek secara khusus mengajak seluruh jemaat dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mengimbau agar seluruh rangkaian kegiatan adat berlangsung damai, tertib, serta terhindar dari tindakan yang dapat memicu keributan.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menaati aturan hukum dan bijak menggunakan media sosial. Kapolsek mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya serta selalu melakukan pengecekan sebelum membagikan informasi guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polri ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, mempererat silaturahmi bersama tokoh agama dan jemaat gereja, sekaligus membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan keagamaan juga menjadi wujud komitmen Polri untuk membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif.

Humas Polres Sumba Barat




