Kapolres Sumba Barat Tegaskan Berita Detikdata.com Tidak Benar dan Tidak Pernah Lakukan Konfirmasi

Kapolres Sumba Barat Tegaskan Berita Detikdata.com Tidak Benar dan Tidak Pernah Lakukan Konfirmasi
Foto Kapolres Sumba Barat. Dok. Humas.

Waikabubak – Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., secara tegas memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media Detikdata.com dengan tajuk “Skandal di Balik Kain Adat: Pejabat Polda NTT Dituding Dampingi Bos PMI yang Kasusnya Pernah Di-SP3.” Kapolres menegaskan bahwa isi berita tersebut tidak benar, sepihak, dan tidak pernah dikonfirmasi kepada pihaknya. Jumat, 27/2/26.

 

Kapolres Sumba Barat menegaskan bahwa penulis berita Detikdata.com tidak pernah mendatangi maupun melakukan konfirmasi kepada dirinya terkait isi pemberitaan tersebut, khususnya pada kutipan yang menyebutkan adanya pertemuan dengan pihak tertentu untuk sosialisasi perusahaan terkait perdagangan orang.

 

“Secara tegas kami sampaikan bahwa penulis berita Detikdata.com tidak pernah datang ataupun melakukan konfirmasi kepada kami terkait isi berita tersebut. Oleh karena itu, informasi yang dimuat merupakan sepihak dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Kapolres.

 

Kapolres juga menjelaskan bahwa foto yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut bukanlah pertemuan sebagaimana yang dituduhkan. Foto tersebut diambil saat Kapolres Sumba Barat menerima kunjungan Ketua Pemuda NTT dari Jakarta yang datang untuk bersilaturahmi serta menyampaikan adanya rencana kerja sama dengan pemerintah daerah se-Pulau Sumba.

 

 

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Pemuda NTT meminta dukungan pihak kepolisian untuk membantu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang ingin bekerja di Bali maupun daerah lain agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat kerusuhan, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik daerah Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Sumba.

 

Sebagai pimpinan di Polres Sumba Barat, Kapolres menerima masukan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Kami menerima kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dan pembahasan terkait upaya menjaga harkamtibmas. Tidak ada pembahasan lain di luar hal tersebut, apalagi yang berkaitan dengan tuduhan sebagaimana dimuat dalam pemberitaan,” jelas Kapolres.

 

Kapolres Sumba Barat kembali menegaskan bahwa pemberitaan yang dimuat Detikdata.com tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, serta dibuat tanpa adanya konfirmasi kepada pihaknya.

 

“Kami tegaskan bahwa isi berita tersebut tidak benar, tidak sesuai fakta, dan dibuat tanpa konfirmasi kepada kami. Kami berharap media dapat menjunjung tinggi prinsip jurnalistik yang profesional, berimbang, dan melakukan konfirmasi sebelum mempublikasikan suatu pemberitaan,” tutup Kapolres.

 

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat serta menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan institusi Polri, khususnya Polres Sumba Barat.

 

 

 

 

Humas Polres Sumba Barat*